Jumat, 27 Januari 2012

Saatnya Back to Nature


Saatnya Back To Nature
Saatnya kembali ke makanan alami,Tidak di ragukan lagi makanan yang satu ini di buat dari berbagai bahan yang alami sebut saja tepung beras,gula jawa ubu rambat kelapa dan air.Disini akan kami berikan apa manfaat dan kegunaan bahan -bahan alami ini bagi tubuh kita.

UBI JALAR
Ubi jalar di Indonesia dikenal dengan nama ketela atau ketela rambat. Bahasa Jawa dikenal dengan nama telo rambat sementara orang Papua menjulukinya Patatas. Di Inggris, ubi jalar dikenal dengan sebutan Sweet Potato, orang melayu menyebutnya ubi keledek, di Thailand dijuluki Phak Man Thet, Pilipina menyebutnya Kamote dan di Jepang dijuluki Satsumaimo.

Ubi merupakan umbi-umbian yang mengandung senyawa antioksidan paling komplit. Ubi banyak mengandung vitamin A yang berfungsi untuk penglihatan, kulit dan tulang, juga untuk membantu mencegah infeksi saluran pencernaan, saluran kencing dan paru-paru.
Sumber vitamin C dan E terbaik, serta Vitamin B6 (pirioksin) yang berperan penting dalam menyokong kekebalan tubuh, juga terdapat dalam ubi jalar. Vitamin B6 ini mampu mengendalikan jerawat musiman yang muncul menjelang menstruasi. Gizi dalam ubi juga mampu memerangi serangan jantung koroner, kerusakan hati dan stroke.

UBI jalar atau ketela rambat (Ipomoea batatas) adalah sejenis tanaman yang akarnya dapat dimakan. Asal ubi jalar diperkirakan dari benua Amerika. Para ahli botani dan pertanian memperkirakan daerah asal tanaman ubi jalar adalah Selandia Baru, Polinesia dan Amerika bagian tengah. Namun ada yang mengatakan bahwa ubi jalar berasal dari Papua.

Namun beberapa kalangan yang tidak menyetujui bahwa Ubi Jalar berasal dari Papua berpendapat bahwa orang Indian telah berlayar menuju ke Barat melalui Samudra Pasifik dan membantu menyebarkan Ubi Jalar ke Asia.

Ubi jalar mulai menyebar ke seluruh dunia, terutama negara-negara beriklim tropika pada abad ke-16. Orang-orang Spanyol menyebarkan ubi jalar ke kawasan Asia, terutama Filipina dan Jepang. Di beberapa daerah tertentu, ubi jalar merupakan salah satu komoditi bahan makanan pokok. Ubi jalar dapat diolah menjadi berbagai macam produk olahan. Bagian tanaman yang sering dimanfaatkan adalah akarnya yang membentuk umbi dengan kadar karbohidrat yang tinggi.

Di Afrika, umbi ubi jalar menjadi salah satu sumber makanan pokok yang penting. Di Indonesia, selain dimanfaatkan umbinya, daun muda ubi jalar juga dibuat sayuran. Selain itu, beberapa jenis ubi jalar dapat dijadikan tanaman hias karena keindahan daunnya.

Nama umum Ubi jalar di Indonesia dikenal dengan nama ketela atau ketela rambat. Bahasa Jawa dikenal dengan nama telo rambat sementara orang Papua menjulukinya Patatas. Di Inggris, ubi jalar dikenal dengan sebutan Sweet Potato, orang melayu menyebutnya ubi keledek, di Thailand dijuluki Phak Man Thet, Pilipina menyebutnya Kamote dan di Jepang dijuluki Satsumaimo.

Kandungan Dalam Ubi Jalar
Ubi merupakan umbi-umbian yang mengandung senyawa antioksidan paling komplit. Ubi banyak mengandung vitamin A yang berfungsi untuk penglihatan, kulit dan tulang, juga untuk membantu mencegah infeksi saluran pencernaan, saluran kencing dan paru-paru.
Sumber vitamin C dan E terbaik, serta Vitamin B6 (pirioksin) yang berperan penting dalam menyokong kekebalan tubuh, juga terdapat dalam ubi jalar.

Vitamin B6 ini mampu mengendalikan jerawat musiman yang muncul menjelang menstruasi. Gizi dalam ubi juga mampu memerangi serangan jantung koroner, kerusakan hati dan stroke.

Ubi jalar yang berwarna ungu ternyata mengandung selanium dan iodin yang berkhasiat menjadi anti kanker. Ubi jalar ungu memiliki aktivitas antioksidan antibakteri 2,5 kali dan 3,2 kali lebih tinggi daripada beberapa varietas lainnya, selain itu baik juga untuk mendorong kelancaran peredaran darah.

Dari sebuah penelitian diketahui bahwa unsur kalium dalam ubi jalar dapat memangkas 40% resiko penderita hipertensi terkena stroke fatal.
Berbeda dengan ubi jalar ungu, ubi jalar merah ternyata sangat kaya akan pro vitamin A atau retinol. Bayangkan, di dalam 100 gr ubi jalar merah terkandung 2310 mcg (setara dengan satu tablet vitamin A). Bahkan dibandingkan bayam dan kangkung, kandungan vitamin A ubi jalar merah masih setingkat lebih tinggi. Keistimewaan ubi jalar merah terletak pada kandungan seratnya yang sangat tinggi. Bagus untuk mencegah kanker saluran pencernaan dan mengikat zat karsinogen penyebab kanker di dalam tubuh.

Di Jepang, harga tepung ubi jalar dihargai empat kali lipat harga tepung terigu dan di Singapura harga tepung terigu yang terbuat dari ubi 25% lebih mahal dari harga tepung (dari gandum).
Kandungan gizi Ubi Jalar Merah/100gr-nya
Protein 1.8 g
Lemak 0.7 g
Karbohidrat 27.9 g
Mineral 1.1 g
Kalsium 49 mg
Vitamin A (retinol) 2310 mcg
Vitamin C (askorbat) 20 mg
Khasiat Ubi Jalar

~ Zat anti oksidan dalam ubi jalar dapat membantu mencegah penyakit jantung, kanker, pembentukan sistem imunitas dalam tubuh, serta memperlambat proses penuaan.
~ kandungan vitamin A ubi jalar (yang besarnya 4 x lipat dari wortel) sangat baik untuk kesehatan mata (sumber: WHO)
~ Beta karoten dalam ubi jalar sangat berguna untuk pertumbuhan tulang, gigi, rambut dan kulit.
~ Kandungan gula yang rendah dalam ubi jalar, cocok bagi penderita diabetes.
~ Karena sodiumnya rendah, maka ubi jalar cocok dikonsumsi untuk program diet.
~ Vitamin B kompleks, besi dan juga fosfor dalam ubi jalar membuat ubi jalar sebagai penguat imun yang hebat.
ubi jalar juga dapat mengurangi sakit :
Peradangan: Walaupun tidak termasuk dalam keluarga kentang-kentangan biasa, ubi jalar juga mengandung anti peradangan. Didukung dengan adanya beta karoten, vitamin C dan magnesium, maka ubi jalar sangat efektif dalam menyembuhkan peradangan baik internal maupun eksternal.

Asma: Ubi jalar juga efektif dalam mengatasi hidung mampat, bronchitis dan paru-paru. Dengan begitu akan meredakan asma. Hal ini disebabkan oleh aroma khas yang dimiliki ubi jalar.
Bronchitis: Kandungan vitamin C, besi serta nutrisi lainnya membantu menyembuhkan bronchitis. Ubi jalar juga dipercaya bisa menghangatkan tubuh (mungkin karena rasa manis serta nutrisi lainnya). Kandungan ini juga berfungsi untuk menyembuhkan bronchitis.

Arthritis: Beta karoten, magnesium, seng dan vitamin B kompleks membuat ubi jalar sebagai pilihan yang tepat untuk mengatasi arthritis. Air rebusan ubi jalar bisa dioleskan pada persendian untuk meredakan sakit akibat arthritis.
Pencernaan: Selain rasanya yang enak, kandungan serat dalam ubi jalar juga lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kentang pada umumnya.

Kalau kedua faktor ini disatukan dengan mineral-mineral lainnya seperti magnesium yang dikandung ubi jalar, maka makanan satu ini merupakan pilihan yang tepat untuk membantu pencernaan. Selain itu, ubi jalar juga mudah untuk dicerna serta baik untuk lambung dan usus halus.

Kanker: Kandungan beta karoten, antioksidan dan anti karsinogen utama, yang merupakan penyebab warna pada kulit ubi jalar serta vitamin C, sangat penting untuk menyembuhkan berbagai jenis kanker. Terutama kanker kolon, usus halus, prostat, ginjal dan kanker pada organ dalam lainnya.

Keseimbangan air: Serat dalam ubi jalar akan membantu menahan air. Hal ini akan mempertahankan keseimbangan cairan dalam tubuh.
Radang lambung: Ubi jalar menimbulkan efek nyaman di lambung dan usus halus. Vitamin B kompleks dan vitamin C, beta karoten, kalium dan kalsium sangat efektif meredakan radang lambung. Selain itu, serat yang dikandung ubi jalar bisa mencegah terjadinya konstipasi dan penimbunan asam, karena itu akan menurunkan kemungkinan terjadinya radang lambung. Anti peradangan dan kandungan yang menenangkan dari ubi jalar juga bisa mengurangi rasa sakit dan peradangan lambung.

Diabetes: Pengidap diabetes seringkali dihimbau untuk menghindari makanan yang manis. Hal ini tidak berlaku pada ubi jalar. Makanan satu ini sangat efektif dalam meregulasi kadar gula darah dengan membantu sekresi dan fungsi insulin. Tetapi, tidak berarti kalau pengidap diabetes bisa makan ubi jalar tanpa aturan. Tetapi, mereka bisa mengganti asupan nasi atau karbohidrat mereka dengan ubi jalar.

Penambahan berat badan: Hal ini sangat mudah dipahami. Ubi jalar berasa manis serta mengandung karbohidrat kompleks disertai vitamin dan mineral yang mudah dicerna. Karena itu, ubi jalar merupakan sumber energi dan efektif untuk membangun otot-otot. Bagi Anda yang tidak percaya diri karena tulang-tulang menonjol ke permukaan kulit, cobalah mengkonsumsi makanan super ini. Cara ini tidak menghasilkan efek samping apapun sehingga lebih aman daripada mengkonsumsi suplemen pembangun otot.

Membantu menghentikan ketergantungan merokok: ubi jalar juga efektif menghentikan ketergantungan pada rokok, minuman serta narkotika tertentu. Selain itu, juga sangat baik bagi kesehatan pembuluh darah vena dan arteri. Konsentrasi beta karoten yang tinggi serta fosfor sangat baik bagi kesehatan mata dan kardiovaskular.
Membantu mengurangi sakit demam berdarah ; Selain sebagai makanan pengganti nasi atau tanaman hias, Ubi Jalar ternyata dapat berfungsi sebagai obat demam berdarah atau yang kita kenal sebagai DBD. Penyakit yang disebabkan oleh Nyamuk Aedes Aegypti ini ternyata terjadi karena Virus dengue yang dibawa oleh Nyamuk Aedes Aegypti tersebut masuk ke dalam tubuh manusia.

Di dalam tubuh manusia Virus Dengue tersebut menyerang Monosit (salah satu tipe sel darah putih) yang berfungsi untuk membangun daya tahan tubuh. Akibat dari rusaknya monosit tersebut berdampak terhadap menurunnya jumlah Trombosit di dalam tubuh. Menurunnya jumlah Trombosit dapat mengakibatkan pendarahan yang beresiko kematian. Satu-satunya cara untuk menyelamatkan penderita dari kematian adalah meningkatkan jumlah Trombosit yang ada di dalam tubuh penderita.

Menurut beberapa ahli penyakit dalam dan herbalis, kandungan Polifenol dalam daun Ubi Jalar dapat digunakan sebagai antioksidan untuk memperbaiki sistem imun atau kekebalan tubuh. Kekebalan tubuh yang terdongkrak menyebabkan tubuh mampu untuk melawan virus yang menyerang tubuh. Rebusan daun Ubi Jalar ini biasanya berguna jika trombosit penderita belum berada di bawah 50.000. Berdasarkan hasil penelitian, setiap 100 gram daun Ubi Jalar segar kultivar suioh mengandung 117 mg kalsium, 1,8 mg besi, 3,5 mg karoten. Selain itu daun Ipomoea Batatas mengandung 7,2 mg vitamin C, 1,6 mg vitamin E, dan 0,5 mg vitamin K, vitamin B, betakaroten, serta protein. Selain itu, hasil penelitian juga membuktikan bahwa daun Ubi Jalar kaya akan kandungan 15 antosianin dan 6 jenis polifenol dan asam fenolik. Asam fenolik yang terkandung seperti dicaffeoilqynat, asam dicaffeoilquinat, mokodaffeoilquinat, dan kaffeat. Selain sebagai obat DBD kandungan antosianin dan polifenol dalam Ubi Jalar juga berfungsi sebagai antioksidan, antiperadangan, bahkan antikanker.

(berbagai sumber)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar